Lingkungan Wisata di Banyuwangi atas pandangan Alam terunggul

Posted on

Kabupaten yang terdapat di setidaknya timur Pulau Jawa ini adalah kabupaten yang setidaknya besar di Jawa Timur sekalian Pulau Jawa. terlebih Kabupaten Banyuwangi ini luasnya melampaui Pulau Dewata Bali, wilayahnya juga beraneka ragam dari alun-alun kecil sampai pengunungan. tidak salah bila lingkungan darmawisata di Banyuwangi melimpah yang khusus, terpenting destinasi darmawisata alam di Banyuwangi.

posisi alun-alun rendahnya yang langsung berbatasan atas antara Bali pastinya membikin Banyuwangi ada melimpah pesisir bagus. Pantai-pantai ini pula amat Instagramable mulai dari pesisir berkarang sampai pesisir pasir putih. enggak cuma pesisir, darmawisata di Banyuwangi dicukupi atas pulau-pulau minim yang tidak berpenghuni.

tidak cuma pesisir, Kabupaten Banyuwangi pula ada subjek darmawisata yang terletak di bukit-bukit serta alun-alun tinggi. selanjutnya ialah 5 lingkungan darmawisata di Banyuwangi yang perlu didatangi.

1. Kawah Ijen

Melihat kawah tentunya bisa dilakukan di setiap gunung berapi yang ada bukan? Tapi berbeda dengan yang satu ini. Dengan datang ke Kawah Ijen, kita akan disuguhkan dengan sajian mengagumkan yang hanya akan kamu temukan di dua tempat saja yaitu di Islandia dan Indonesia.

Ya, blue fire ini memang fenomena alam yang unik dan sangat langka. Fenomena alam ini hanya bisa kamu nikmati pada malam hari dan tentunya kamu harus menyusuri jalur pendakian selama kurang lebih 3 jam sebelum matahari terbit. Idealnya, kamu harus berangkat dari pos awal pendakian pukul 23.00 agar kamu bisa tiba di Kawah Ijen pukul 02.00 dan bisa menikmati sajian blue fire lebih lama sebelum akhirnya matahari memunculkan diri.

Ingat, kamu akan melakukan perjalanan jauh dengan jalur menanjak dilengkapi aroma belerang yang sangat pekat. Sebelum melakukan tracking, pastikan kamu menggunakan jaket tebal, sarung tangan serta masker pelindung. Jangan lupa juga untuk menjaga badanmu tetap hangat selama pendakian, karena jalur tracking cukup sulit kamu juga sebaiknya tidak terlalu memaksaskan diri.

2. Pantai Wedi Ireng

Wedi Ireng? Pasir Hitam? Jangan tertipu! Walau memiliki nama Wedi Ireng, pantai ini adalah pantai berpasir putih yang masih alami lengkap dengan batu karang sebagai pemecah deburan ombak. Letaknya yang berada di belakang bukit, membuat kita harus menyebrang menggunakan kapal nelayan dari Pantai Mustika dengan tarif Rp 25.000 sekali jalan.

Pantai ini tidak berpenghuni, hanya terdapat beberapa kios-kios pedagang saja, itupun hanya dibuka pada saat ramai pengunjung. Jika sepi pengunjung, biasanya hanya ada satu kios yang berdagang. Terdapat begitu banyak spot foto. Di pinggir pantai, di atas batu karang hingga di atas ayunan yang disediakan oleh pengelola.

Baca juga  Lingkungan Darmawisata Ponorogo Setidaknya Terkenal Serta Terupdate Ketika Ini

3. Jawatan Benculuk
Jawatan Benculuk lahan seluas 3,8 hektar yang dikelola oleh Perum Perhutani KPH Banyuwangi Selatan ini, sering disebut-sebut mirip dengan lokasi shooting The Lord of The Rings atau Hobbit yang ada di Selandia Baru. Bisa dilihat dari pepohonan yang berada disana dan juga sisa-sisa kayu jati yang tergelatak di tanah.

Hanya dengan Rp 3.000 saja, kamu sudah bisa menikmati pemandangan hijau dan cokelat yang begitu indah. Paduan hutan serba hijau ini akan mengingatkanmu pada beberapa adegan di film Hobbit. Belum lagi suasananya yang sepi membuat tempat wisata di Banyuwangi ini wajib dikunjungi.

Sama dengan tempat wisata Banyuwangi lainnya, Jawatan Benculuk ini juga banyak spot foto yang bisa diandalkan. Salah satu yang diminati para pengunjung adalah Rumah Pohon. Kamu juga bisa menikmati Jawatan Benculuk dari ketinggian, caranya kamu hanya perlu menaiki beberapa anak tangga. Dari sini kamu bisa menikmati keindahan Jawatan Benculuk dari ketinggian 10 meter.

4. Bangsring Underwater
Buat kamu yang suka wisata alam bawah laut, wisata Banyuwangi juga bisa memuaskanmu. Spot underwater yang selalu jadi favorit ada di daerah Bangsring. Keindahan bawah laut di Brangsing underwater ini bisa membuatmu berdecak kagum. Matamu akan dimanjakan dengan keindahan bawah laut Bangsring yang dipenuhi dengan terumbu karang dan ikan laut.

Serunya di sini kamu juga punya kesempatan untuk bertemu dengan bayi-bayi hiu yang sengaja dibudidayakan. Bangsring juga punya rumah apung yang jadi salah satu objek wisata yang cukup terkenal di sini. Bangsring Underwater ini nggak kalah dengan keindahan alam bawah laut yang ada di Karimun Jawa.

5. Pulau Tabuhan
Tempat wisata lain yang nggak kalah indah adalah Pulau Tabuhan. Kamu bisa menyebrang ke Pulau Tabuhan dengan menyewa perahu seharga Rp 600.000 untuk bisa menikmati pulau indah ini. Sama seperti pulau di sekitar Banyuwangi, Pulau Tabuhan juga tak berpenghuni makannya alamnya masih sangat terjaga.

Hampir sama dengan Bangsring, Pulau Tabuhan ini menyajikan keindahan bawah laut yang tidak kalah keren. Tentu saja biota laut di Pulau Tabuhan ini masih sangat terjaga. Jadi kamu yang hobi snorkeling bisa puas berlama-lama menyalami keindahan alam bawah lautnya.

Baca juga  Tempat Wista di Ngawi Yang Wajib Anda Kunjungi

6. Taman Nasional Baluran


Bosan pergi ke gunung atau ke pantai? Tenang! Banyuwangi adalah Kabupaten yang terhitung lengkap destinasi wisatanya. Pernah lihat video clip Raisa yang berjudul Jatuh Hati? Yup! Raisa memilih tempat shooting video clipnya itu di Taman Nasional Baluran (TNB) tepatnya di Savana Bekol. Hamparan padang savana ini merupakan savana terluas di Pulau Jawa yaitu 3 hektar dari total luas TNB yaitu 10 hektar.

Di video clip Raisa ini kamu bisa melihat pemandangan indah yang ada di Taman Nasional Baluran. Selain Savana Bekol, Baluran masih meyimpan keindahan savana lainnya. Kamu bisa menaiki sekitar 60 anak tangga untuk menikmati Taman Nasional Baluran dari pos pandang.

Di sini kamu juga masih bisa melihat berbagai satwa liar yang hidup di alam aslinya. Kebanyakan satwa liar yang ditemukan di Baluran adalah rusa, banteng jawa, berbagai macam burung seperti merak dan elang. Kalau kamu beruntung kamu juga bisa melihat macan tutul liar yang hidup di taman nasional ini.

7. G-Land atau Pantai Plengkung
G-Land atau yang juga dikenal dengan nama Pantai Plengkung ini namanya sudah mendunia. Pantai yang berada di Taman Nasional Alas Purwo ini memiliki ombak besar yang sangat tinggi. Banyak surfer dari seluruh dunia datang ke G-Land untuk mencicipi keganasan ombaknya.

Pantai Plengkung ini disebut-sebut sebagai salah satu surga surfing di Asia Tenggara. Bahkan ombaknya masuk urutan ketujuh dari 10 ombak terbaik di dunia. G-Land ini langsung berhadapan dengan Samudera Pasifik dan terletak di timur Teluk Grajagan. Kamu yang nggak bisa surfing bisa belajar kilat dengan instrukstur di G-Land.

Untuk kamu yang memang nggak punya hobi olahraga air, kamu tetap bisa menikmati keindahan pantai ini. Pantai yang dikelilingi dengan hutan tropis ini mempunyai keindahannya tersendiri. Sunset di Pantai Plengkung ini memang tidak terlalu bagus, tapi kamu bisa menikmati sunrise terbaik se-pulau Jawa di Pantai Plengkung.

About Rahayu Padmi Andriani

Rahayu Padmi AndrianiInfuriatingly humble zombie trailblazer. Food lover. Twitter scholar. Professional travel fanatic. Pop culture guru. Communicator.